• DEMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Kabinet Alteration 2025

Berita

Pekalongan, 19 Agustus 2026 -  Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan memasuki hari kedua dengan menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan pegiat Gusdurian, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal nilai-nilai yang diwariskan Gus Dur sekaligus menumbuhkan semangat keberagaman, kemanusiaan, dan kepedulian sosial.

PBAK hari kedua menghadirkan sejumlah tokoh dan pegiat Gusdurian, di antaranya Yenny Wahid, Ibu Suster Rosaline, Ibu Kusnaini, Pendeta Argomosito selaku pimpinan Gereja Kristen Jawa sekaligus salah satu penasihat komunitas Gusdurian, Koh Ka Siong, Amir Mu’zakki selaku Presidium Gusdurian, Dina Nur Amilah, Muaimin, Sumaini, Ridwan Fauzi, Asrofil Anam, Mailal Marom, serta Ade selaku Direktur Gusdurian. Sesi bersama Ibu Yenny Wahid berlangsung dengan Abdul Adhim, dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, sebagai moderator. Dalam sesi tersebut, Ibu Yenny Wahid mengajak mahasiswa baru untuk berani mengambil peran dalam menciptakan perubahan dan tidak takut dalam menghadapi kegagalan.

Ibu Yenny Wahid menekankan lima hal yang perlu dimiliki generasi muda, yakni berani mengambil risiko, mau terus belajar, selalu mempertanyakan hal-hal yang ada, mampu memecahkan masalah, serta berdiri teguh membela prinsip dan membela kelompok yang lemah serta membagikan pengalaman mengenai kegagalan yang pernah dialaminya dalam perjalanan pendidikan, salah satunya ketika dirinya tidak diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses untuk terus berkembang. “Kita semua dapat membuat perubahan,” ujar Ibu Yenny Wahid kepada mahasiswa baru.

Beliau juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah perubahan di masa depan. Yenny berharap dari mahasiswa yang mengikuti PBAK dapat lahir pemimpin-pemimpin baru yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Perubahan ada di tangan kalian. Saya berharap ada pemimpin-pemimpin yang lahir dari kalian yang ada di sini. Terus berjuang untuk mencapai gemilang.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan sembilan nilai utama Gus Durian, yaitu ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kesatriaan, dan kearifan lokal, yang disampaikan oleh para tokoh lainnya. Pengenalan nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan karakter mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial, menghargai keberagaman, serta mampu membangun kehidupan yang adil dan humanis.

Melalui PBAK hari kedua ini , mahasiswa baru UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan diajak untuk memahami bahwa kehidupan kampus tidak hanya menjadi ruang untuk menuntut ilmu, tetapi juga tempat untuk membangun keberanian, kepedulian, dan semangat menjadi bagian dari perubahan di tengah masyarakat.

Pekalongan, 18 Agustus 2026 - Sebanyak 2.541 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengikuti rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pada Selasa (18/8/2026). Memasuki hari pertama, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai kelembagaan kampus yang berlangsung di Gedung Student Centre Kampus 2 Kajen. Dengan mengangkat tema besar “Garuda Nusantara: Menguatkan Karakter Humanis Berbasis Kebudayaan”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus yang akan menjadi ruang mereka belajar, berorganisasi, dan mengembangkan potensi selama masa perkuliahan.

Materi kelembagaan disampaikan oleh tiga Wakil Rektor UIN Gus Dur. Sesi pertama diisi oleh Dr. Nur Kholis, M.A., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan. Dalam pemaparannya, mahasiswa baru diajak membangun semangat dan ketekunan dalam menjalani proses akademik. Masa perkuliahan, menurutnya, bukan hanya tentang menyelesaikan studi, tetapi juga menjadi proses untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh Dr. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan. Ia memperkenalkan struktur kelembagaan serta jajaran pimpinan universitas sekaligus memberikan gambaran mengenai berbagai layanan administrasi yang dapat diakses mahasiswa. Pemahaman terhadap sistem kelembagaan dinilai penting agar mahasiswa baru dapat memanfaatkan layanan kampus secara tepat selama menjalani perkuliahan.

Tidak hanya membahas aspek akademik dan administrasi, mahasiswa baru juga dikenalkan dengan berbagai ruang pengembangan diri. Prof. Dr. Shinta Dewi Rismawati, M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, memaparkan sejumlah kesempatan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, seperti program beasiswa, Prima Magang Kementerian Agama, International Student Mobility (ISM), serta berbagai bentuk apresiasi bagi mahasiswa berprestasi.

Mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan mengenai organisasi kemahasiswaan dan kode etik mahasiswa. Keberadaan organisasi menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, membangun relasi, serta memperoleh pengalaman di luar ruang perkuliahan. Antusiasme mahasiswa baru juga terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung setelah penyampaian materi. Keaktifan tersebut turut diapresiasi melalui pemberian hadiah kepada beberapa mahasiswa.

Rangkaian materi kelembagaan kemudian diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan kepada para narasumber dan sesi foto bersama. Melalui materi tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal struktur dan layanan UIN Gus Dur, tetapi juga memahami berbagai ruang yang dapat mereka manfaatkan untuk bertumbuh, berkarya, dan berkontribusi selama menjadi bagian dari kehidupan kampus.

Pengumuman

Kegiatan

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree