Berita
Pada hari Selasa (19/8/2025), UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) resmi membuka kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 dengan penuh semangat. Acara pembukaan yang digelar di Halaman Student Centre ini mengusung tema “Era Baru, Semangat Baru: Siapkan Garuda Tangguh Menghadapi Tantangan Era Digitalisasi.”
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan pengkondisian mahasiswa baru yang berbaris rapi sebelum memasuki Student Centre. Suasana semakin meriah dengan penampilan Tari Tradisional oleh delapan personil mahasiswa UIN Gus Dur.
Memasuki agenda inti, MC memandu jalannya pembukaan yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne UIN Gus Dur, Mars Syubbanul Wathon, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, Ketua DEMA menyampaikan laporan kegiatan, dilanjutkan sambutan Warek III, hingga sambutan Rektor UIN Gus Dur yang sekaligus meresmikan PBAK 2025.
Momentum bersejarah terjadi saat Rektor melakukan simbolisasi pembukaan dengan menempelkan sidik jari di videotron. Seketika, layar videotron menampilkan tulisan PBAK 2025 dengan iringan backsound meriah. Pada saat yang sama, dilakukan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, baik dari lokal maupun luar negeri, sebagai tanda resmi bergabungnya mereka ke dalam keluarga besar UIN Gus Dur.
Tak hanya itu, UIN Gus Dur juga mencetak prestasi nasional dengan meraih Rekor MURI untuk kategori “Penulisan Karya Tulis Esai Moderasi Beragama oleh Civitas Akademika Terbanyak dari Satu Perguruan Tinggi.” Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh perwakilan MURI kepada Rektor, didampingi Wakil Rektor III dan Kepala Pusat Moderasi Beragama.
Memasuki sesi akademik, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi kelembagaan kampus. Materi disampaikan secara panel oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, hingga Kepala Biro, serta unit-unit pendukung seperti LPM, LP2M, PSGA, Perpustakaan, SPI, P2B, UPB, LSP, Ma’had, CDC, UTIPD, KUI, dan Admisi. Sesi berlangsung hingga sore hari dengan diselingi makan bersama, istirahat, sholat berjamaah, dan ice breaking yang dipandu panitia.
Hari pertama PBAK ditutup dengan penyampaian resitasi untuk agenda esok hari, disertai menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan pergerakan.
Kegiatan ini menjadi pintu awal pembentukan karakter mahasiswa UIN Gus Dur agar siap menghadapi tantangan era digitalisasi, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta semangat kebersamaan sejak awal memasuki dunia kampus.
Author: Kemedinfo 2025
Pekalongan, Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar rapat koordinasi persiapan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2025, Senin, 11 Agustus 2025 di Ruang Meeting Lantai 3 Rektorat, kampus Panjang.
Rapat ini dihadiri oleh koordinator beserta dua anggota dari unsur mahasiswa, tenaga kependidikan (tendik), dan dosen. Agenda rapat difokuskan pada finalisasi tugas masing-masing seksi sebelum pengecekan akhir pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Beberapa poin penting yang menjadi perhatian di antaranya dari Seksi Kesekretariatan & Perbendaharaan yang menargetkan penyelesaian TOR, RAB, rundown, SK, serta buku pedoman dan panduan PBAK. Seksi ini juga memastikan absensi digital untuk mahasiswa baru, evaluasi kegiatan melalui Google Form, serta pembenahan SK panitia mahasiswa yang terkendala kegiatan lain.
Dari Seksi Acara, agenda meliputi kehadiran narasumber Dr. Suyoto, perincian kegiatan paper mop, serta penunjukan personel dirijen, qori, dan time keeper. Mahasiswa baru juga diimbau membawa tumbler untuk mendukung program ramah lingkungan.
Sementara itu, Seksi Humas & Publikasi menekankan branding kegiatan penanaman pohon sebagai pembeda PBAK UIN Gus Dur dibanding kampus lain, serta menampilkan konten unik bekerja sama dengan dokumentasi.
Di bidang teknis, Seksi Perlengkapan & Kebersihan mematangkan fasilitas tempat wudhu, perbaikan videotron, penempatan mahasiswa baru saat upacara 17 Agustus, hingga penyediaan mobil siaga. Seksi Dokumentasi & Dekorasi juga menyiapkan peluncuran Rekor MURI Moderasi Beragama serta KIP-K 2025, dengan desain buku panduan lebih visual dan mudah dipahami.
Selain itu, Seksi Konsumsi memastikan ketersediaan snack tambahan Rp7.500 per hari untuk mahasiswa baru, teh hangat bagi peserta yang sakit, serta galon air di tiap titik kegiatan. Sedangkan Seksi Kesehatan akan siaga sejak pra-PBAK pada 17 Agustus dengan dukungan tenda dan lokasi strategis hasil koordinasi dengan perlengkapan.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan PBAK 2025 berjalan lancar, kreatif, serta inklusif, dengan tetap menjunjung nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama sebagaimana visi UIN Gus Dur Pekalongan.
Author: Kemedinfo 2025