Pekalongan, 13 Juni 2026 - Dema Universitas UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menyelenggarakan kegiatan Talkshow Education yang bertema "Future Skills: Pendidikan Melampaui Ijazah" di Ballroom Gedung Rektorat Lt. 3 Kampus 2 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dan dukungan dari Ibu Wakil Rektor III, Prof. Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H yang disampaikan pada acara pembukaan.
Talkshow Education ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, yaitu Dr. Siti Mumun Muniroh, S.Psi., M.A. selaku Kepala CDC UIN Gus Dur, Yoyok Riyo Sudibyo selaku Anggota Komisi VII DPR RI, serta Kholid, S.IP., M.M. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan. Acara ini juga dipandu oleh moderator Dyah Kusuma Dewi, S.Pd.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa keberhasilan seseorang di masa depan tidak hanya ditentukan oleh ijazah yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan adaptasi, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta keterampilan berpikir kritis. Perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang begitu cepat menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Peserta yang terdiri dari 200 lebih mahasiswa dan sejumlah panitia tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Berbagai pertanyaan mengenai tantangan dunia kerja, pengembangan karier, serta pentingnya keterampilan masa depan menjadi topik yang menarik perhatian peserta. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi tantangan global melalui penguasaan keterampilan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga kompetensi praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, DEMA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berharap mahasiswa dapat menjadi generasi yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.