Berita

Pekalongan - Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA U) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar acara ALTERFEST 2025.

Kegiatan ini menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh mahasiswa baru karena menghadirkan suasana meriah, penuh semangat, dan sarat makna kebersamaan. Acara dilaksanakan di Gedung Student Center UIN Gus Dur Pekalongan dengan melibatkan seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK). ALTERFEST tahun ini menghadirkan tiga rangkaian kegiatan utama, yaitu Papermob Kemerdekaan, serta 21 macam perlombaan diselenggarakan oleh Dema dengan menggandeng UKM dan UKK, dan Seminar Nasional. Melalui ketiga kegiatan ini, mahasiswa baru diajak untuk merasakan langsung semangat kolaborasi, sportivitas, dan nasionalisme di lingkungan kampus. Kegiatan dimulai dengan Papermob Kemerdekaan yang digelar setelah upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Student Center.

Mahasiswa baru bersama panitia mengangkat lembaran kertas berwarna merah dan putih membentuk formasi bendera serta tulisan bertema perjuangan bangsa. Momen ini menghadirkan pemandangan yang indah dan penuh semangat, menjadi simbol kebanggaan serta kekompakan mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan. Setelah papermob, suasana semakin meriah dengan digelarnya 21 perlombaan yang diikuti oleh Mahasiswa Baru 2025. Perlombaan mencakup berbagai bidang seperti seni, olahraga, keilmuan, hingga keagamaan. Setiap peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan semangat kompetitif yang positif. Sorakan, tawa, dan dukungan dari teman-teman membuat suasana kampus terasa lebih hidup.

Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antarorganisasi mahasiswa. Sebagai penutup, digelar Seminar Nasional dengan tema “Transformasi Pendidikan Era Digital.” Seminar ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Anjas Pramono dan Gus Romzi Ahmad. Keduanya membagikan pandangan menarik tentang bagaimana dunia pendidikan terus berkembang di era digital dan bagaimana mahasiswa bisa berperan aktif di dalamnya. Seminar ini menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan zaman.

Melalui ALTERFEST 2025, DEMA U UIN Gus Dur Pekalongan ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kreativitas mahasiswa tidak pernah padam. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara DEMA U dengan organisasi mahasiswa tingkat Universitas agar menciptakan suasana akademik yang positif dan berdaya guna. Dengan berakhirnya ALTERFEST, seluruh rangkaian kegiatan PBAK pun resmi ditutup dengan penuh rasa bangga dan haru. Momen ini diharapkan dapat menjadi awal langkah bagi mahasiswa baru untuk berproses, berkreasi, dan berkontribusi aktif di kampus UIN K.H. Abdurrahman Wahid.

 

Author: Kemedinfo 2025

Pada hari Jum'at (22/8/2025), Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) resmi ditutup pada hari ini dengan penuh semarak di gedung Student Centre. Hari terakhir menjadi momen penting karena menampilkan Parade Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat universitas serta prosesi penutupan yang dipimpin langsung oleh Rektor.

Sejak pagi, mahasiswa baru sudah dikondisikan berbaris dan diarahkan menuju Student Centre. Agenda dimulai dengan parade dari berbagai Ormawa kampus. Satu per satu organisasi tampil memperkenalkan diri, mulai dari SEMA, DEMA, UKM SPEAC, UKK Pramuka, UKM Sport, UKM Bela Diri, UKM Sigma, hingga UKM LPTQ.

Selepas istirahat dan sholat Jumat, parade dilanjutkan oleh UKM Navi, UKM Kaligrafi, UKM Kordais, UKM Gemalawa, UKM Zenith, UKK KSR PMI, UKM El-Fatta, UKK Kopma, UKK Menwa, UKM Hafilah, dan UKM Al-Mizan. Setiap penampilan membawa semangat khas masing-masing UKM, mulai dari seni, olahraga, bela diri, hingga kerelawanan.

Menjelang sore, acara penutupan digelar dengan penuh khidmat. Tari Sufi membuka suasana, disusul laporan Ketua DEMA dan sambutan Warek III. Rektor UIN Gus Dur kemudian memberikan sambutan sekaligus meresmikan penutupan PBAK 2025 secara simbolis dengan pelepasan ID Card mahasiswa baru.

Momen tersebut menjadi tanda berakhirnya rangkaian PBAK 2025 yang telah berlangsung selama empat hari (19–22 Agustus 2025). Kegiatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa baru bukan hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga semangat kebangsaan, nilai moderasi beragama, dan komitmen kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar UIN Gus Dur.

Meski PBAK resmi berakhir, semarak kebersamaan mahasiswa baru masih berlanjut dengan Alterfest yang diselenggarakan oleh DEMA UIN Gus Dur. Festival ini menghadirkan perlombaan seni, olahraga, dan kreativitas antar Ormawa yang akan berlangsung esok hari, menjadi wadah ekspresi sekaligus ajang mempererat solidaritas mahasiswa.

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan pergerakan, sebelum akhirnya mahasiswa baru dipulangkan dengan penuh rasa bangga dan harapan baru.

 

Author: Kemedinfo 2025

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree