Pada hari Selasa, tanggal 10 Maret 2026, yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan telah menyelenggarakan kegiatan konsolidasi mahasiswa dengan tajuk “Marhaban ya Melawan”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ruang diskusi, refleksi, sekaligus konsolidasi gerakan mahasiswa dalam menyikapi berbagai isu sosial dan kebangsaan yang tengah berkembang.

Konsolidasi ini mengangkat tema “Penegak Hukum, Melanggar Hukum, Lalu Siapa Lagi yang Dapat Kita Percaya?”. Tema tersebut dipilih sebagai respons kritis mahasiswa terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan kinerja institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam pandangan mahasiswa, terdapat berbagai fenomena yang menimbulkan keresahan publik, di mana oknum aparat penegak hukum justru dinilai terlibat dalam pelanggaran hukum dan tindakan yang tidak mencerminkan nilai keadilan.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan dari berbagai fakultas dan latar belakang organisasi. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti jalannya diskusi, yang berlangsung secara terbuka, kritis, dan konstruktif. Dalam forum tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pandangan, serta pengalaman yang berkaitan dengan isu penegakan hukum di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan konsolidasi ini diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan isu oleh pihak penyelenggara. Selanjutnya, forum dibuka untuk sesi diskusi bersama, di mana para peserta aktif bertukar pikiran mengenai kondisi aktual penegakan hukum, tantangan yang dihadapi, serta harapan terhadap perbaikan sistem hukum di Indonesia. Diskusi juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dalam mengawal jalannya demokrasi dan menegakkan nilai-nilai keadilan.
Melalui kegiatan ini, DEMA UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang mewadahi aspirasi mahasiswa untuk tetap kritis, responsif, dan peduli terhadap berbagai persoalan bangsa. Konsolidasi ini juga menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif mahasiswa dalam memperkuat gerakan advokasi serta memperjuangkan keadilan sosial di tengah masyarakat.
Adapun hasil dari kegiatan konsolidasi ini adalah terbentuknya kesepahaman bersama di antara peserta mengenai pentingnya pengawasan terhadap institusi penegak hukum serta perlunya peran aktif mahasiswa dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan komitmen untuk terus melakukan diskusi lanjutan dan aksi nyata sebagai bentuk tindak lanjut dari konsolidasi yang telah dilaksanakan.

Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai bentuk dokumentasi resmi kegiatan konsolidasi mahasiswa DEMA UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya membangun kesadaran kritis mahasiswa serta mendorong terciptanya sistem hukum yang lebih adil dan transparan di Indonesia.