Merawat Intelektual Kampus, Mahasiswa Kini Berkarya
demaiainpekalongan.ac.id, PEKALONGAN — Sabtu (11/12) kemarin, DEMA IAIN Pekalongan luncurkan karya-karya mahasiswa berupa buku yang berjudul 'What This Is Student?'. Buku ini dilaunchingkan pada acara Webinar Nasional "Rindu Kampus" melalui Zoom Meeting Room bersama tokoh-tokoh besar skala nasional.
Tokoh-tokoh besar ikut andil dalam menyampaikan kritiknya terhadap dunia pendidikan. Terutama literasi pendidikan sudah sejauh mana sehingga nantinya dapat berperan di segala aspek kehidupan. Webinar ini mengupas tuntas persoalan kekerasan seksual, daya kritis mahasiswa, penanggulangan ekologi, seni budaya, sinergitas aktivis dengan pemerintah, serta peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Wacana-wacana tersebut disampaikan oleh enam tokoh, di antaranya : Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D, IPM., ASEAN Eng; K.H. M. Jadul Maula; Nur Sayyid Santoso Kristeva, MA.; Dr. H. M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA.; Gus M. Fayyadl, M. Phil.; dan Putri Khairunnisa, S. Ikom. Tokoh-tokoh ini dimoderatori oleh Lalang Mayapada.




Pembahasan webinar dikemas dengan apik mengkritik soal peran kampus. Itulah mengapa tema webinar ini 'Rindu Kampus'. Lembaga pendidikan perguruan tinggi sudah seharusnya selalu memperhatikan kebutuhan mahasiswanya demi kenyamanan belajar. Seperti, ruang aman bagi mahasiswa dari kekerasan seksual, kenyamanan lingkungan, apresiasi seni dan budaya, serta tidak adanya tekanan kepada mahasiswa terkait administrasi. Pendidikan tidak untuk dibeli, tapi untuk dinikmati. Pendidikan merupakan hak setiap mahasiswa untuk memajukan bangsanya. Terlihat di sini begitu berharganya sinergitas antara pemerintah dengan instansi pendidikan dalam peningkatan mutu mahasiswanya.
Persis yang dikatakan Riril Widi Handoko (PRESMA), "webinar ini termasuk bagian dari gugatan DEMA IAIN Pekalongan kepada kampus. Yaitu, menagih peran kampus terhadap kekerasan seksual, penyelesaian ekologi, budaya dan seni. Termasuk juga mempertanyakan terkait komersialisasi pendidikan."
Hadirnya buku 'What This Is Student?', juga bagian dari bukti marwah mahasiswa terhadap dunia pendidikan. Semangat mahasiswa dalam kajian serta diskusi terwujud dengan konkret melalui buku tersebut. Buku ini merupakan output dari kegiatan Sekolah Literasi yang diselenggarakan oleh DEMA IAIN Pekalongan pada bulan Maret lalu. Penulisnya antara lain, Akhmad Arfani, Akhmad Bakhtiar, Choirun Nisrina, Fatkhur Robbani, M. Husain Haekal, Ihza Maulina, Nagita Histimuna Aisyah, Nur Kholis, Siti Nisrofah, dan Solekhah.
Lebih lanjut ia menerangkan, "kita ingin agar marwah kampus IAIN Pekalongan yang katanya sedang Road to UIN, ini memiliki marwah besar terutama dalam hal kajian atau halaqoh intelektual. Pembangunan wacana ilmiah ini memupuk jiwa-jiwa intelektual dan akademis supaya kampus ini tidak beku, tidak berkarat serta tidak jauh dari realitas sosial. Akan tetapi, betul-betul menjadikan kampus sebagai wahana laboratorium peradaban bangsa dan benteng intelektual bangsa."