Kajian Ini Turut Mengundang Seluruh Mahasiswa Uin Gusdur Yang Dilaksanakan Di Gedung Perkuliahan Terpadu Lantai 1 Kampus 2 Uin Kh. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Kajian Lingkungan Hidup Yang Membahas Mengenai Bencana Banjir Ini Mengundang Pemateri Dari Dinas Lingkungan Hidup (Dlh) Kota Pekalongan Dan Dinas Lingkungan Hidup (Dlh) Kabupaten Pekalongan.
Diskusi Tersebut Sangatlah Menyita Perhatian Mahasiswa Dan Mahasiswi Uin K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dari Beberapa Topik Yang Diangkat Pada Kajian Tersebut Memunculkan Beberapa Hal Yang Perlu Ditelisik Lebih Dekat Seperti Bagaimana Mungkin Banjir Yang Terjadi Di Pekalongan Bisa Dikatakan Sebagai Bencana Nasional Yang Dapat Terjadi Hingga 3 Bulan Lama Nya? Dapat Kita Lihat Bersama Bahwa Sejauh Ini Banjir Menyebabkan Area Pantura Terkena Rob Hingga Sebanyak 80%, Hal Itu Disebabkan Oleh Banyak Nya Pembangunan Hotel Serta Penanaman Eceng Gondok Yang Tidak Dikelola Dengan Baik Dan Beberapa Faktor Lainnya.
Dikutip Dari Narasumber Pada Kajian Tersebut Bapak Irwan Dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Menyatakan Bahwa "Pemerintah Sampai Hari Ini Masih Terus Bekerja Keras, Namun Hal Itu Tetaplah Butuh Bantuan Dari Warga Sekitar Juga Kesadaran Yang Harusnya Timbul Di Masyarakat. Sejauh Ini Upaya Yang Sudah Dilakukan Oleh Pemda Yaitu Pembuatan Sumur Resapan Dan Biopori Guna Pencegahan. Akan Tetapi Hal Tersebut Memang Dinilai Kurang Efektif."

Secara Umum Terjadinya Banjir Di Pekalongan Disebabkan Oleh Letak Geografis Kota Pekalongan Yakni Sebagai Daerah Dataran Rendah Dengan Curah Hujan Yang Cukup Tinggi, Selain Itu Tidak Adanya Sumur Resapan Atau Biopori Menjadi Faktor Yang Cukup Signifikan, Serta Hilangnya Resapan Air Pada Tebing Atau Gunung Membuat Tanah Cenderung Lembek Sehingga Terjadi Pengecilan Das Yang Menyebabkan Banjir Dan Tanah Longsor. Adapun Penyebab Yang Umum Terjadi Di Kota Pekalongan Adalah Mengenai Air Limbah. Sering Kali Air Limbah Yang Dibuang Oleh Pelaku Industri Di Kota Pekalongan Tidak Sesuai Dengan Prosedur Yang Sudah Ditetapkan Dalam Pengelolaan Limbah Pabrik. Dampak Yang Akan Terjadi Apabila Limbah-Limbah Tersebut Tidak Dikelola Dengan Baik Yakni Terancamnya Kesehatan Masyarakat Kota Pekalongan, Terlebih Lagi Jika Tercampur Dengan Air Banjir. Hal Demikianlah Yang Seharusnya Disikapi Dengan Tegas Oleh Pemerintah Daerah Setempat.