Pada hari Rabu (20/8/2025), Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berlangsung penuh makna. Sejak pagi, mahasiswa baru sudah berbaris rapi di halaman Student Centre sebelum diarahkan masuk ke lokasi acara oleh panitia pendamping.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan bina suasana yang menghangatkan suasana lewat ice breaking singkat. Suasana semakin hidup ketika dua tokoh nasional hadir sebagai pembicara, yakni Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. dan Dr. H. Suyoto, M.Si. Keduanya mengupas tema “Era Baru, Semangat Baru: Mahasiswa Siap Menjawab Tantangan Era Disrupsi dan Implementasi Harmony in Diversity.”
Setelah sesi pertama, mahasiswa disuguhkan materi dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ibu Ai Maryati Salihah, M.Si, yang menekankan pentingnya perlindungan hak-hak anak dan mahasiswa dalam dunia pendidikan.
Siang harinya, mahasiswa baru kembali mengikuti sesi inspiratif bersama Bapak Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D., yang membahas “Mengenal Potensi Diri Menjemput Sukses.” Materi ini mengajak mahasiswa untuk lebih mengenal kemampuan diri serta mempersiapkan langkah menuju masa depan.
Menjelang sore, agenda berlanjut dengan kegiatan penanaman pohon sebagai wujud nyata kepedulian lingkungan. Sebanyak 80 lubang telah disiapkan untuk setiap kelompok mahasiswa baru, disertai seminar ekoteologi yang dipandu oleh LP2M. Momen ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Gus Dur dalam mendukung program ekoteologi Kementerian Agama.
Hari kedua ditutup dengan pengarahan panitia terkait agenda esok hari serta menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.
Dengan semangat kebersamaan, PBAK 2025 hari kedua tidak hanya menghadirkan materi akademis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moderasi, perlindungan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Author: Kemedinfo 2025