Mahasiswa Antusias Ikuti Kultum Sore Bersama Prof. Dr. K.H. Sam'ani Sya'roni, M.Ag.
Pada hari Kamis (6/3/2025), Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Kementerian Agama dan Sosial Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Gusdur menggelar program Taqwa Ramadhan, sebuah rangkaian kegiatan religius yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Salah satu agenda utamanya adalah Kultum Sore yang disampaikan oleh Prof. Dr. K.H. Sam'ani Sya'roni, M.Ag., seorang dai sekaligus akademisi yang dikenal dengan gaya penyampaian dakwahnya yang inspiratif dan penuh makna.
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai fakultas, yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga menjelang berbuka puasa. Sebelum kultum dimulai, suasana Ramadhan semakin terasa dengan pembacaan tadarus Al-Qur’an oleh UKM LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an). Lantunan ayat-ayat suci memberikan ketenangan dan menjadi pembuka yang penuh keberkahan bagi kegiatan tersebut.
Acara ini berlangsung di Masjid Kampus UIN Gusdur menjelang berbuka puasa. Dalam kultumnya, Ustadz Sam'ani Sya'roni, M.Ag. membawakan materi tentang Hakikat Puasa: Memahami Makna dan Falsafah dibaliknya, dan menjadikannya sebagai bekal untuk kehidupan setelahnya. “Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momen untuk mendidik diri menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Ketua DEMA UIN Gusdur, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa program Taqwa Ramadhan ini bertujuan untuk membangun atmosfer keislaman yang lebih kuat di kalangan mahasiswa. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menambah wawasan keagamaan tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di kampus,” katanya.
Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami esensi Ramadhan sebagai bulan peningkatan iman, ilmu, dan amal. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kita semua,” tutup Ustadz Sam'ani Sya'roni, M.Ag. dalam kultumnya.
Dengan semangat Ramadhan yang terus digaungkan melalui Taqwa Ramadhan, diharapkan nilai-nilai ketakwaan yang diperoleh selama bulan suci ini dapat terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Author: Kemedinfo 2025