Pada hari Minggu (22/6/2025), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA), serta seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) melangsungkan rapat koordinasi awal dalam rangka persiapan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Muh. Arif selaku Ketua DEMA memaparkan tema besar yang telah disepakati bersama pimpinan kampus, yaitu:
"Era Baru, Semangat Baru: Siapkan Garuda Menghadapi Era Digitalisasi".
Tema ini dipilih sebagai bentuk respons terhadap perkembangan zaman yang serba cepat serta tantangan dunia digital yang semakin kompleks. DEMA berharap seluruh elemen organisasi mahasiswa (ormawa) dapat menjalankan peran secara kolaboratif dan satu persepsi, demi menciptakan pelaksanaan PBAK yang lebih maksimal dan bebas dari berbagai potensi hambatan.
"Kami ingin membentuk karakter mahasiswa yang berpikir kritis, adaptif, dan memiliki kesadaran sosial tinggi. Karena para mahasiswa baru berasal dari latar belakang pendidikan yang beragam, PBAK menjadi wadah menyatukan visi dan membentuk identitas bersama sebagai agen perubahan," jelas Arif.
Sebagai rangkaian dari PBAK, DEMA juga mengusung program unggulan bertajuk Alter Fest — sebuah festival eksplorasi minat dan bakat yang akan digelar selama dua hari. Acara ini akan melibatkan:
1. Perlombaan seni & olahraga
2. Ruang diskusi tematik
3. Talkshow kecerdasan buatan dan disrupsi digital
Rencananya, forum diskusi akan menghadirkan Prof. Stella Christie, A.B., Ph.D., salah satu tokoh nasional di bidang sains kognitif dan kecerdasan buatan.
Untuk memastikan semua agenda berjalan optimal, DEMA bersama seluruh stakeholder mewacanakan akan menggelar 3 hingga 4 kali rapat koordinasi lanjutan menjelang hari pelaksanaan PBAK.
Kegiatan ini diharapkan bukan hanya menjadi ajang penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga langkah awal membentuk peradaban kampus yang progresif, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Author: Kemedinfo 2025